Posts Tagged “Artikel”

Gaya Dengan Pashmina Polos

Gaya Dengan Pashmina Polos
4 (80%) 1 vote

Pashmina Polos merupakan salah satu jenis kerudung pashmina yang banyak diminati untuk jilbab maupun syal. Dengan warna yang polos atau plain menjadikan pashmina polos ini terlihat kalem. Selain itu pashmina polos juga cenderung mudah dicari padu padannya. Gaya memakainya juga bisa lebih dikreasikan dengan berbagai cara pemakaian. Dengan aplikasi yang pas, Pashmina Polos bisa menjadikanmu tampil gaya di segala suasana.

Pashmina Polos

pashmina polos

Kelebihan Pashmina Polos

  1. Pashmina polos terlihat lebih kalem, sehingga bisa atau cocok untuk dipakai di segala suasana. Baik acara formal maupun non formal.
  2. Warna polos menjadikan pashmina polos ini tidak pernah ketinggalan jaman / shopisticated.
  3. Pashmina berwarna polos lebih mudah dipadupadankan dengan busana lainnya
  4. Pashmina polos lebih fleksible atau bisa dipadupadankan dengan banyak aksesoris

Meskipun pashmina polos cenderung memudahkan kita dalam hal padu padan atau berkreasi, tetap ada hal-hal yang harus diperhatikan, seperti:

1. Terlalu percaya diri
Mengangap warna apa saja cocok untukmu, tanpa menyadari bahwa ada warna-warna tertentu yang justru tidak pas buatmu, ini adalah sebuah kesalahan. Warna pashmina polos yang tidak tepat bisa membuat kulitmu tampak lebih gelap, wajah terlihat lebih tua, dan bahkan membuat kamu tidak terlihat smart, atau well educated. Warna pashmina polos yang tepat sebaliknya akan membuat kulitmu terlihat terang, wajahmu lebih muda dari usia, serta membuatmu tampak cerdas, bahkan jika kamu gak punya pendidikan yang tinggi. Tentu saja hal ini gak cuma tergantung warna pashmina polos saja, tapi juga tergantung pada sikapmu.

2. Salah padu padan
Warna pashmina polos dan busana yang kamu kenakan sudah oke untuk kulitmu, hanya saja padu padan warna-warna tersebut kelihatan ga pas. Sehingga penampilan mu terkesan keramaian, salah tempat atau malah senyap alias hambar.

Sedikit tips adalah mulailah dari gaya yang simple, baru kemudian kita coba tambahkan aksesoris supaya terlihat lebih dinamis, tidak terlihat membosankan. Dan tentunya yang paling utama adalah utamakan kenyamanan. Bahan-bahan pashmina polos dari bahan kaos nyaman dipakai sebagai syal maupun jilbab seperti. Pashmina polos bahan viscose juga sangat cantik untuk syal, dan adem dipakai untuk jilbab. Ameera Shawl juga menyediakan Pashmina Polos Kualitas Premium, dengan bahan yang halus, lembut dan elegan untuk kamu pecinta pashmina berkualitas.

Semoga artikel tentang Gaya dengan Pashmina Polos ini dapat bermanfaat.

Warna Kerudung Pashmina dan Karaktermu

Warna Kerudung Pashmina dan Karaktermu
Rate this post

Warna Kerudung Pashmina saat ini bermacam-macam, ada banyak sekali pilihan. Belum lagi termasuk yang memakai aplikasi tambahan semacam bordir, payet, dll. Tapi tahu tidak kalau warna kerudung pashmina yang kamu pakai ternyata bisa menyampaikan pesan pada orang-orang di sekelilingmu. Selain itu juga warna kerudung pashmina bisa mempengaruhi suasana hati manusia. Walapun persepsi masing-masing individu terhadap warna kerudung yang dipakai bisa berbeda-beda, namun beberapa warna utama mempunyai makna universal terhadap semua manusia.

Pesan yang disampaikan oleh warna kerudung pashmina itu tadi bisa berarti sesuatu yang positif ataupun negatif. Hal ini ternyata dikarenakan setiap warna memiliki pengaruh terhadap psikilogi manusia.

warna kerudung pashmina

Berikut beberapa psikologi warna kerudung pashmina, coba cocokkan warna favoritmu sama tidak dengan karaktermu 🙂

1. Kerudung Pashmina Warna Merah:

Warna kerudung pashmina merah mampu merangsang jantung dan peredaran darah tanpa kita sadari. Pemakaian warna kerudung merah bisa membuat kamu merasa bersemangat, berani, kuat, percaya diri, gairah dan energik. Warna ini juga berhubungan dengan vitalitas dan ambisi. Merah adalah warna yang punya banyak arti, mulai dari cinta yang menggairahkan hingga kekerasan perang. Ini adalah warna yang dinamis dan dramatis.

Jika kamu menyukai warna kerudung pashmina merah, bisa jadi kamu adalah wanita yang tegas dan berani mengutarakan apa yang ada di kepala dan hati. Senang menerima tantangan dan tidak takut mencobanya, selama Anda tahu bahwa hal itu bermanfaat. Selain itu, Anda juga memiliki jiwa sosial yang baik, rendah hati dan bersedia membantu orang lain. Karena itulah, Anda berbakat untuk menjadi seorang pemimpin dalam sebuah kelompok.

2. Kerudung Pashmina Warna Biru:

Warna kerudung pashmina biru ini memberi efek tenang & damai terhadap pikiran. Warna kerudung biru juga bisa menciptakan perasaan sedih atau sikap cuek (acuh tak acuh). Agak berkebalikan dengan warna kerudung pashmina merah, warna kerudung biru ini dapat menurunkan denyut nadi & suhu tubuh Anda. Biru adalah warna yang bisa memiliki arti kesetiaan, ketenangan, sensitif dan bisa diandalkan. “Biru memiliki arti stabil karena itu adalah warna langit”. Meski langit kelabu dan akan hujan, kita tahu di atas awan-awan itu warna langit tetaplah biru.

Jika kamu suka warna kerudung pashmina biru tua, bisa dibilang kamu cenderung tenang dan tidak mudah emosi. Ada kecantikan alami yang terpancar dari dalam. Walaupun tampak sombong karena kamu punya pembawaan serius, sebenarnya kamu adalah wanita yang ramah.
Jika kamu suka warna kerudung pashmina biru muda, kamu memiliki jiwa yang bebas dan ramah pada orang lain. Karena itu, banyak orang merasa nyaman bila ada di dekat kamu. Kamu tidak takut mencoba beberapa hal baru, tetapi biasanya kamu lebih suka bekerja di belakang layar dan tidak ingin terlihat menonjol.

3. Kerudung Pashmina Warna Pink atau Merah Muda

Warna ini adalah campuran antara merah dan putih, dan diklaim memiliki pengaruh yang lebih lembut dari merah. Secara emosi, warna ini menenangkan. Warna pink sangat berhubungan dengan sensitivitas & cinta. Warna kerudung pink atau merah muda bisa memiliki arti Cinta, kasih sayang, kelembutan, feminin. Warna yang disukai banyak wanita ini menyiratkan sesuatu yang lembut dan menenangkan, tapi kurang bersemangat dan membuat energi melemah.

Warna pink selalu menunjukkan kelembutan seorang wanita. Kalau kamu menyukai warna kerudung pink mungkin kamu adalah sosok yang lembut, manis dan penyayang. Kadang manja karena ingin disayang, dan hal itu sering membuat orang lain kangen dengan Anda. Di balik sifat manja itu, kamu juga menyayangi orang di sekitar dan menyukai hal-hal romantis.

4. Kerudung Pashmina Warna Abu-abu

Warna kerudung pashmina abu-abu adalah warna netral, pertengahan antara hitam & putih. Abu-abu memberi kesan netral, tenang, dan tidak memiliki energi. Secara psikologi, warna abu-abu juga bisa membosankan, konservatif, tidak kreatif/dinamis dan mengeringkan suasana. Warna kerudung pashmina abu-abu bisa diartikan Serius, bisa diandalkan dan stabil. Warna abu-abu adalah warna alam. Di luar sana warna abu-abu merupakan warna yang permanen, misalnya batu atau karang.

Kamu penyuka warna kerudung pashmina abu-abu? Coba cek apakah kamu suka moody. Tetapi bila sudah kenal secara mendalam, pribadi penyuka warna kerudung pashmina abu-abu sebenarnya sangat menyenangkan. Di satu sisi, bisa terlihat ceria, tapi kadang sangat misterius di mata orang lain. Jika sudah memiliki pendirian, biasanya teguh dan tidak mudah goyah. Kadang keras kepala, tapi juga mudah mengalah untuk orang lain.

5. Kerudung Pashmina Warna Kuning

Warna kerudung pashmina kuning adalah warna terang yang sering digambarkan sebagai keceriaan, optimisme, dan kehangatan. Walaupun bersifat ceria, muda, gembira, imajinatif, tetapi warna kuning juga dapat mengurangi tingkat kesabaran seseorang. Hal ini karena warna kuning cepat melelahkan mata. Warna kerudung pashmina kuning sangat “eye catching”, sehingga akan meningkatkan konsentrasi, itu sebabnya warna ini dipakai untuk kertas legal atau post it. Kuning juga merupakan warna persahabatan.

Penyuka warna kerudung pashmina kuning biasanya orangnya ceria dan penuh semangat. Di balik sifat yang ceria itu, juga menyukai ketenangan. Banyak orang yang suka berada di dekat kamu, karena keceriaan seolah terpancar dan menular. Sikap optimis adalah sahabat baik penyuka warna kerudung pashmina kuning ini, sehingga kesuksesan tidak jauh. Kamu bisa menerima orang lain dengan baik, tanpa membedakan status.

6. Kerudung Pashmina Warna Hitam

Warna kerudung pashmina hitam, cenderung netral dan bisa dicocokkan dengan banyak pakaian. Warna ini mampu menyerap semua cahaya dalam spektrum warna. Warna kerudung pashmina hitam memberikan suasana misteri bagi pemakainya. Warna Kerudung hitam, pakaian hitam, & payung hitam juga sering dikaitkan dengan kematian dan berkabung dalam banyak kebudayaan. Hitam juga bisa bersifat formal & tidak menarik, sehingga warna kerudung pashmina hitam akan memberi kesan bahwa Anda tidak ingin menarik perhatian orang atau lawan jenis. Warna kerudung pashmina yang tidak terlalu menarik ini menampilkan kesan elegan dan kuat. Warna ini dipakai oleh para penjahat di komik atau film. Hitam juga melambangkan duka dan murung. Tapi, hitam juga punya sisi lain, misalnya saja untuk menyatakan sesuatu yang abadi, klasik, dan secara universal dianggap sebagai warna yang melangsingkan.

7. Kerudung Pashmina Warna Orange

Warna kerudung pashmina Orange adalah perpaduan antara warna kuning dan merah. Ini adalah warna bahagia yang mampu meredakan emosi, meningkatkan harga diri, dan memberi kehangatan. Warna ini juga menciptakan antusiasme untuk hidup.

Karena perpaduan dari warna kuning dan merah, penyuka warna kerudung pashmina orange juga cenderung menuruni sifat warna kuning dan merah. Yaitu dinamis, ceria, bersemangat

8. Kerudung Pashmina Warna Hijau

Warna kerudung pashmina Hijau adalah warna sejuk yang melambangkan alam. Bisa juga diartikan sebagai keberuntungan, kesehatan, kemakmuran. Warna Hijau telah lama menjadi simbol kesuburan, karena mewakili kehidupan dan alam.

Layaknya dedaunan yang hijau, penyuka warna kerudung pashmina hijau cenderung bersifat tenang dan tidak mudah terpancing emosi. Walaupun ada orang berkata tidak menyenangkan, kamu bisa menyikapinya dengan bijak. Sangat sopan, dan mengutamakan sopan santun yang sama dari orang lain. Penyuka warna kerudung pashmina hijau ini juga memiliki sifat mudah memaafkan orang lain dan bersikap dewasa.

9. Kerudung Pashmina Warna Coklat

Warna kerudung pashmina Coklat adalah warna netral dan alami yang membangkitkan rasa kekuatan, kehandalan, kehangatan, kerendahan hati, kenyamanan, dan keamanan. Terlalu banyak warna coklat dapat menurunkan tingkat percaya diri Anda.

Warna kerudung pashmina cokelat mewakili warna tanah, sehingga kamu yang menyukai warna ini sebagai hijab adalah sosok yang menyukai kesederhanaan. Kadang menyukai barang mewah atau barang berkualitas terbaik, tetapi Anda tidak akan menyombongkan hal tersebut. Kamu tipe penyayang, setia dan mudah tersentuh dengan orang lain.

10. Kerudung Pashmina Warna Ungu

Warna kerudung pashmina ungu bisa diartikan sebagai simbol dari kekayaan, kebijaksanaan, dan spiritualitas. Bagi orang lain, penyuka warna kerudung pashmina ungu ini tampak misterius dan sulit didekati. Walaupun begitu, sebenarnya kamu romantis dan menyenangkan. Punya selera tinggi dan menyukai barang mewah, itu karena kamu tahu mana yang terbaik untuk dirimu. Penyuka warna kerudung ini juga pemberani dan tidak takut menghadapi masa depan. Selain itu, kamu mudah mempelajari hal baru dan beradaptasi. Warna ungu juga di identikkan sebagai warna janda, meskipun begitu warna ini selalu terlihat manis ketika dipakai.

11. Kerudung Pashmina Warna Putih

Warna kerudung pashmina putih melambangkan kesucian. Putih juga digambarkan sebagai dingin, hambar, dan steril. Itu sebabnya pekerja di rumah sakit menggunakan putih untuk menciptakan suasana kebersihan. Dengan memakai pakaian warna putih, kita akan mudah mengetahui keberadaan kotoran yang menempel di pakaian kita, sehingga kita akan termotivasi untuk segera membersihkannya.

Penyuka warna kerudung pashmina putih cenderung polos. Di sisi yang lain, kamu tampak anggundan memiliki hati yang tulus. Karena itu, penyuka warna kerudung pashmina putih paling tidak suka dibohongi. Sekilas, kamu tampak tertutup, tetapi kenyamanan akan membuat kamu mudah berteman dengan siapa saja. Perasaannya sangat halus tetapi sering menjadi tempat curhat yang menyenangkan.

12. Kerudung Pashmina Warna Pastel

Warna kerudung pashmina pastel adalah warna-warna lembut. Warna ini adalah turunan campuran dengan warna putih, sehingga terkesan soft dan tenang. Penyuka warna kerudung pashmina pastel adalah sosok yang mudah bergaul dan mudah beradaptasi, penyayang. Kadang kamu tidak menyukai beberapa aturan, tetapi sebisa mungkin mematuhinya. Orang lain melihat Kamu sebagai sosok yang menyenangkan karena meskipun terlihat kalem atau tenang, tetapi kamu juga ramai dan hidupmu terasa penuh warna.

Apa warna kerudung pashmina atau shawl favoritmu?

Tips Memilih Kerudung Nyaman Tetap Menawan

Tips Memilih Kerudung Nyaman Tetap Menawan
Rate this post

Tips memilih kerudung berikut semoga bermanfaat

Memilih kerudung haruslah selektif supaya nyaman dipakai. Kerudung atau jilbab  saat ini sudah semakin memasyarakat di kalangan muslimah Indonesia. Semakin banyaknya model-model kerudung, jilbab, kerudung pashmina, dengan berbagai macam bentuk dan model mulai dari yang modis dan trendi hingga syar’i. Sehingga para muslimah tidak lagi ragu untuk mulai mengenakan jilbab atau kerudung sebagai suatu kewajiban untuk menutup aurat. Anggapan lama tentang mengenakan kerudung akan membuat seseorang terlihat tidak menarik sudah tidak lagi menjadi suatu kekhawatiran sekarang ini. Banyaknya model-model kerudung atau jilbab yang bisa ditemukan dengan mudah.

memilih kerudung

Berikut adalah beberapa tips memilih kerudung atau jilbab, supaya tetap nyaman dan terlihat menawan:

1. Memilih kerudung dengan bahan yang ringan, nyaman, adem dan praktis. Bahan yang nyaman juga membantu rambut kita tetap sehat (baca tips merawat rambut wanita berjilbab). Carilah di penjual kerudung atau jual jilbab online.

2. Memilih kerudung dengan model yang sesuai dengan bentuk wajah. Baca tips memilih jilbab sesuai bentuk wajah

3. Memilih kerudung dengan menyesuaikan bahan, model dan gaya memakai jilbab dengan acara yang kita datangi. Supaya kita tidak saltum (salah kostum) dan terlihat berlebihan.

4. Kenakan model dan gaya berkerudung sesuai syariat islam. Jilbab yang syar’i yaitu jilbab yang menutup rambut, menutup belakang punggung dan menutupi dada, sebelum melangkah pada gaya dan model pastikan hijab kita sudah menutup bagian tubuh kita dengan baik sesuai dengan syariat agama islam.

5. Memilih kerudung dengan memperhatikan warna yang disesuaikan dengan busana yang kita pakai untuk memberi kesan elegan dan cantik. (Baca tips memilih warna jilbab)

6. Gunakan dalaman jilbab, seperti ciput arab, atau ciput ninja agar rambut tidak mudah keluar sehingga anak-anak rambut pun rapi tersembunyi. Apabila rambut anda berponi gunakan jepit ke belakang agar tidak menimbulkan jerawat didahi. Ciput ninja resleting bisa menutupi bagian dada dan punggung. Sangat menguntungkan dan memudahkan apabila kita memilih kerudung model pashmina atau segiempat.

7. Memilih kerudung dengan warna serasi dengan dalaman kerudung. Kadang jilbab, bergo, pashmina sifon yang kita gunakan tidak cukup tebal sehingga dalaman kerudung cukup membayang. Untuk menyiasatinya memilih kerudung dengan warna yang serasi dengan jilbab luar atau pilih warna hitam, putih atau warna kulit yang akan cocok dipadu-padan dengan jilbab aneka warna.

8. Gunakan aksesoris kerudung seperti bros, headband atau lainnya agar terlihat lebih cantik.

9. Hindari memilih kerudung dengan model yang rumit dan banyak aksesoris untuk pemakaian sehari-hari, agar kita dapat melakukan aktifitas kita lebih leluasa.

Jangan lupa ketika kita sudah memutuskan untuk mengenakan kerudung secara lahir, kita juga harus mengenakan kerudung pada hati, akhlak kita. Supaya kita menjadi muslimah yang cantik luar dan dalam. Demikian tips memilih jilbab atau Memilih Kerudung, semoga bermanfaat.

Tips Memilih Jilbab untuk Wajah Bulat

Tips Memilih Jilbab untuk Wajah Bulat
5 (100%) 1 vote

Jilbab untuk wajah bulat. Banyak wanita muslimah mengalami kebingungan ketika memilih model dan bahan jilbab untuk wajah bulat. Atau bahkan malah tidak memperhatikan model dan bahan jilbab yang dipakai. Sehingga tidak jarang setelah memakai jilbab untuk wajah bulat, malah membuat bentuk wajah terlihat menjadi kurang cantik. Terutama mereka yang memiliki bentuk wajah bulat atau berpipi tembem. Apalagi trend saat ini adalah jilbab pashmina berbentuk selendang, yang jika tidak pandai memilih cara pakainya akan membuat wajah bulat terlihat semakin bulat, wajah lonjong akan terlihat semakin lonjong. Tapi hal tersebut dapat disiasati dengan tips berikut

Cara paling mudah untuk mengetahui model dan bahan jilbab  untuk wajah bulat yang seperti apa yang cocok, atau untuk bentuk wajah lainnya adalah dengan melihat model yang ada di majalah atau katalog jilbab dengan merk ternama.

Berikut kami bagikan tips memilih jilbab untuk wajah bulat dan juga bentuk wajah lainnya. Sehingga akan tetap membuat penampilan kamu terlihat lebih menarik. Tapi sebelumnya yang paling penting adalah kenali terlebih dahulu kriteria bentuk wajah kita masing masing.

jilbab untuk wajah bulat

1. Jilbab untuk Wajah Bulat
Bentuk wajah bulat akan terlihat gemuk jika salah memakai jilbab. Wanita berwajah bulat akan lebih terlihat cantik jika memilih jilbab segi empat. Gunakan jilbab untuk wajah bulat dengan model yang menutupi sebagian luar pipi, sehingga mengurangi kesan tembem. Pilihlah beberapa jilbab dengan undercaps yang mudah ditemukan di pasaran. Ikat rambut yang panjang, kemudian gunakan undercaps, jangan dicepol atau dikonde karena akan memberikan kesan kepala yang bulat atau gemuk. Jilbab untuk wajah bulat dengan bahan yang terkesan lemas akan memberikan efek wajah menjadi lebih ramping. Pastikan juga Anda kerasa nyaman dan tidak sesak . Berikutnya Anda bisa menghiasnya dengan bros atau aksesoris lainnya yang berkesan ringan namun cantik.

2. Jilbab untuk Pipi Tembem
Problem yang dimiliki hampir sama dengan memilih jilbab untuk wajah bulat. Bisa gunakan inner dan tutup sampai bagian bawah telinga, sehingga inner atau jilbab menutupi sebagian sisi atas pipi. Pilih jilbab dengan bahan yang lemas, supaya memberikan kesan yang ringan.

3. Jilbab untuk Wajah Lonjong
Jilbab untuk wajah lonjong berbeda dengan jilbab untuk wajah bulat. Turkish style adalah yang paling pas dikenakan, karena akan memberikan kesan penuh dan lebih padat bagi wajah yang panjang. Coba beberapa modifikasi di bagian kepala agar terlihat bervolume. Anda boleh menggelung rambut Anda atau gunakan gaya turban agar bentuk kepala Anda lebih bagus dan seimbang dengan wajah. Inner bandana dengan aksen bertumpuk juga dapat memberikan kesan lebih bervolume dan dapat menyeimbangkan bentuk wajah.

4. Jilbab untuk Wajah Kotak atau Persegi
Untuk Anda yang berwajah persegi sebaiknya gunakan jilbab rounded shape yang akan membingkai wajah menjadi lebih lembut dan menghilangkan garis-garis tajamnya. Pakailah jilbab yang berwarna soft atau layer. Hindari pemakaian jilbab dengan warna mencolok karena akan mempertebal garis wajah yang berbentuk kotaK.

5. Jilbab untuk Wajah Oval
Wajah oval adalah bentuk wajah yang diidamkan oleh para wanita. Karena bentuk wajah yang oval itu cocok dipakaikan jenis jilbab apa saja, tidak seperti memilih jilbab untuk wajah bulat yang harus lebih hati-hati. Kemudahan inilah yang membuat wanita berwajah oval akan terlihat cantik di setiap saat. Tinggal mencocokkan warna jilbab dengan warna kulit atau baju yang akan digunakan.

6. Jilbab untuk Wajah Kecil
Seperti memilih bahan jilbab untuk wajah bulat, bagi yang berwajah kecil bisa memilih jilbab dengan bahan yang lemas seperti pashmina sifon. Tetapi jangan menutupi bagian pipi, sehingga bagian wajah bisa lebih terlihat luas. Gaya turban dengan aksen yang loose juga dapat menolong Anda yang berwajah mungil

7. Jilbab untuk Jidat Lebar
Kalau jilbab untuk wajah bulat dikenakan dengan menutupi sebagian pipi. Bagi yang memiliki jidat lebar atau jenong, bisa gunakan inner untuk menutupi bagian luar sisi kiri dan kanan jidat. Coba kreasikan 2 inner dengan aksen menyilang, atau bisa juga dengan mengenakan inner silang yang saat ini sudah banyak di pasaran. Dengan menutupi sisi-sisi jidat ini dapat memberikan kesan mengurangi volume jidat, sehingga terlihat lebih kecil.

Memang tidak mudah memilih jilbab untuk wajah bulat, supaya penampilan kita tetap terlihat menarik. Memilih jilbab untuk wajah bulat harus lebih sedikit hati-hati dalam hal bahan dan juga model atau gaya berjilbab. Demikian Tips Memilih Jilbab untuk Wajah Bulat dan bentuk wajah lainnya, semoga bermanfaat

Cara Merawat Pashmina Sifon

Cara Merawat Pashmina Sifon
Rate this post

pashmina sifonPashmina sifon saat ini sedang digemari, meskipun cara merawat pashmina sifon tidaklah mudah. Jilbab dengan bahan sifon sekarang sudah banyak dijumpai. Ada yang berbentuk segi empat dan ada yang persegi panjang yang sering disebut scraf atau terkenal dengan nama pashmina sifon. Jilbab dengan bahan sifon ada yang pashmina sifon polos ada pula pashmina sifon motif.

Kebanyakan jilbab pashmina sifon saat ini terbuat dari polyester, sutra, ataupun tiruan sutra. Jilbab bahan ini sangat diminati saat ini karena warna yang menarik, bahannya yang lembut sehingga nyaman untuk dipakai. Maka dari itu untuk mempertahankan keindahannya cara merawat pashmina sifon ini juga tidak bisa sembarangan.
Berikut beberapa cara merawat pashmina sifon :

1. Jika anda memakai anting, hindari anting yang memiliki sudut runcing, karena itu akan merusak kerudung pashmina anda.
2. Jika anda memakai tas,biasakan anda memakainya di bawah kerudung pashmina sifon tersebut.
3. Pencucian dilakukan dengan tangan dan sedikit sabun, jangan di masukan kedalam mesin cuci, karena proses pencucian yang berat akan merusak jilbab. Merawat kerudung pashmina sifon bisa dilakukan dengan mencucinya dengan ringan, karena jika anda menggosok terlalu keras akan merubah bentuk jilbab (melar), cukup dengan membasuh dengan air sabun dan menggosok secara perlahan.
4. Segeralah cuci jilbab setelah memakainya, jangan mendiamkan pashmina sifon Anda berlama-lama.
5. Saat pencucian, jangan gabungkan kerudung pashmina dengan warna warna lain, karena sifatnya yang mudah menyerap warna
6. Jangan menjemur dengan terkena sinar matahari langsung. Cukup angin-anginkan saja Pashmina sifon Anda, karena bahannya yang tipis sehingga mudah kering.
7. Untuk menyetrika sangat disarankan melapisi pashmina sifon nya dengan kain agar tidak langsung terkena panas.
8. Jika terkena noda janganlah terburu2 mengelap noda tersebut dengan tisu ataupun kain. Untuk menghilangkan noda minyak, taburkan saja bedak saat noda masih baru. Lalu setelah usai menggunakannya Anda dapat merawat pashmina sifon Anda dengan mencuci seperti cara di atas.
9. Jika noda berasal dari permen karet, sebaiknya segera gosok permen karet tersebut dengan es batu, supaya menjadi kaku atau keras. Setelah kaku, cabut perlahan agar tidak merusak kain pashmina sifon.
10. Jika nodanya sulit dihilangkan seperti darah atau keringat, gunakan deterjen cair khusus untuk baju berbahan halus untuk merawat kerudung pashmina sifon Anda. Rendam dalam air suhu normal kurang lebih 30 menit kemudian bilas

Demikian sedikit tips cara merawat pashmina sifon, semoga bermanfaat 🙂

Cara Merawat Rambut Bagi Wanita Berjilbab

Cara Merawat Rambut Bagi Wanita Berjilbab
Rate this post

Merawat rambutMerawat rambut adalah hal penting bagi wanita berjilbab. Rambut adalah mahkota wanita, sehingga wanita perlu Cara merawat rambut yang baik. Saat ini kesadaran memakai jilbab  di antara para muslimah sudah semakin tinggi. Selain berfungsi menjaga aurat, dengan berjilbab diyakini juga dapat mencegah terjadinya beberapa risiko penyakit, misalnya kanker leher. Memakai jilbab juga dapat menjauhkan rambut dari polusi udara dan sengatan sinar matahari. Namun penggunaan jilbab juga dapat membuat rambut menjadi lepek dan berminyak, sehingga perlu perlakuan lebih saat merawat rambut .

Gesekan antara kain jilbab dan rambut dapat menimbulkan tekanan pada kulit kepala, sehingga memproduksi minyak berlebih. Minyak pada kulit kepala menjadi makanan lezat bagi makhluk hidup yang hinggap di kulit kepala, seperti kutu, sekaligus memicu timbulnya ketombe. Selain itu, merawat rambut yang lepek dan berminyak juga perlu hati-hati karena rentan mengalami kerontokan.

Merawat rambut yang selalu dijilbab memang sedikit berbeda. Ada perlakuan khusus yang sebaiknya dilakukan agar rambut tidak rusak. Untuk merawat rambut yang selalu dijilbab, ada beberapa trik yang bisa Anda coba.

1. Keringkan rambut sebelum memakai jilbab

Hindari memakai jilbab saat rambut dalam kondisi basah. Rambut basah yang tertutup dapat menyebabkan lepek dan bau apek, sehingga perlu cara merawat rambut yang benar. Pastikan rambut telah benar-benar kering sebelum menggunakan jilbab.Biarkan rambut Anda yang basah, kering secara alami. Hindari menggunakan alat pengering rambut atau mencatoknya saat merawat rambut karena bisa membuat rambut kering bila Anda merawat rambut tidak secara rutin. Bila menunggu rambut kering secara alami dirasa terlalu lama, maka bisa juga menggunakan kipas angin.

2. Pilih sisir yang tepat.

Gunakan sisir berbentuk bulat dengan gigi jarang Tujuan menggunakan sisir berbentuk bulat dengan gigi yang lembut dan jarang adalah agar rambut lebih rapi. Saat merawat rambut sisirlah dari pangkal rambut hingga ujung rambut dan pastikan rambut tidak kusut sebelum mengenakan kerudung.

3. Pilih shampoo yang sesuai

Gunakan shampoo khusus rambut berminyak atau shampoo dengan formula yang ampuh menangkal kerontokan saat merawat rambut. Lazimnya, shampoo ini dibuat dengan bahan mint yang menyegarkan kulit kepala atau ginseng yang dapat merawat rambut serta menguatkan akar rambut.

4. Hindari mengikat rambut terlalu kencang

Bagi Anda yang berambut panjang, hindari mengikat rambut terlalu kencang saat menggunakan jilbab. Rambut yang dikepang atau dicepol akan lebih baik karena ikatannya lebih longgar namun mengunci rambut dengan lebih rapi. Selain memberikan nutrisi kita juga harus merawat rambut dengan cara memperlakukannya dengan lembut.

5. Memilih jepit rambut

Hindari penggunaan jepit rambut berbahan metal, karena dapat membuat rambut menjadi rapuh dan patah-patah. Pilih jepit rambut dari plastik atau karet berbahan lembut. Kita harus merawat rambut dengan lembut.

6. Potong rambut

Agar rambut tetap sehat, disarankan untuk memangkas rambut dengan model bob atau sependek mungkin sehingga memudahkan saat merawat rambut. Selain lebih mudah ditata. Anda juga tak perlu mengikat rambut, sehingga rambut pun dapat bernapas lebih lega. Rambut pendek juga menjadikan merawat rambut menjadi lebih mudah

7. Jangan memakai jilbab terlalu kencang

Jilbab yang terlalu ketat membuat rambut dan kulit kepala sulit bernapas. selain itu juga bisa menyebabkan sakit kepala. Pilih lapisan dalam yang nyaman dengan bahan yang tidak membuat kulit kepala mudah panas, serta pilih yang tidak terlalu sempit. Mari merawat rambut dengan memberikan ruang untuk rambut dan kulit kepala bernapas. Sirkulasi udara yang baik, bisa membantu membuat rambut dan kulit kepala lebih sehat.

Hindari juga mengikat jilbab di bagian leher yang akan menghambat sirkulasi udara ke kepala. Sirkulasi udara yang baik akan membuat rambut dan kulit kepala lebih sehat.

8. Gunakan jilbab maksimal empat lapis

Ada tipikal wanita yang mengikuti tren berjilbab dengan jilbab pashmina berlapis-lapis. Sebaiknya Anda tidak terlalu banyak menggunakan jilbab berlapis. Gunakan jilbab berlapis maksimal empat lapis. Hal ini bertujuan untuk memberikan sirkulasi udara pada rambut agar tetap seimbang.

9. Lepas lah jilbab ketika tidur

Lepaslah jilbab ketika tidur, supaya rambut dapat beristirahat dan bernafas dengan bebas. Jangan lupa kunci pintu kamarnya, supaya aurat tetap terjaga 🙂 .

10. Istirahatkan rambut

Jika tidak sedang mengenakan jilbab, sebaiknya Anda dapat merawat rambut dengan mengistirahatkannya dengan membiarkan rambut tanpa ikatan. Beri kesempatan rambut Anda untuk bernapas, selain lebih segar. Merawat rambut dengan mengistirahatkan rambut dapat mengurangi kelembapan kulit kepala yang bisa menyebabkan kerontokan  dan munculnya ketombe.

11. Nutrisi untuk rambut

Setelah melakukan perawatan dari luar, sebaiknya Anda juga merawat rambut dari dalam. Untuk merawat rambut sehat dari dalam, jangan lupa konsumsi makanan yang rendah lemak dan banyak mengandung zat besi, vitamin B-6, B-12, asam lemak omega-3, zinc, protein, dan vitamin C. Makanan seperti ikan salmon, kacang-kacangan, tiram, sayur bayam serta pisang bisa membantu menambah nutrisi rambut secara alami.

Demikian cara merawat rambut bagi wanita berjilbab, semoga bermanfaat, tetap cantik, sehat dan syar’i

Trend Kerudung Pashmina

Trend Kerudung Pashmina
Rate this post

kerudung pashmina saat ini tengah naik daun. Sedang trend kerudung pashmina dipakai sebagai jilbab. Mengenakan jilbab, kini seolah-olah menjadi salah satu trend fashion. Dengan semakin banyaknya model jilbab/kerudung yang lebih modis atau stylist, membuat perempuan sekarang ini tidak lagi enggan mengenakan jilbab. Saat ini banyak model jilbab kerudung yang memungkinkan perempuan tampil lebih menawan. Salah satunya adalah model kerudung pashmina.

Pashmina sendiri aslinya adalah nama bahan shawl, yaitu dari bahasa persia yang artinya wool. Dengan bentuk seperti shawl pada umumnya, yaitu selendang panjang. Di Indonesia sendiri nama kerudung pashmina lebih identik dengan kerudung berbentuk selendang segi empat panjang, terlepas apapun jenis bahannya.

Sejak tahun 2011, muncul trend kerudung pashmina dikenakan dengan cara dililit atau biasa disebut model jilbab arab. Trend cara mengenakan jilbab dengan model dililit ini menjadikan kerudung pashmina yang semula lebih populer sebagai shawl, menjadi salah satu jenis jilbab penutup aurat bagian kepala yang trendy.

kerudung pashmina

kerudung pashmina

Trend kerudung pashmina ini lebih mudah ditemukan di kota-kota besar. Tidak hanya anak muda, ibu-ibu pun juga mengadaptasi style mengenakan jilbab dengan kerudung pashmina ini sebagai pelengkap busana muslimnya. Bahkan muncul berbagai komunitas yang sering melakukan mini class cara mengenakan kerudung pashmina dengan berbagai bentuk kreasi yang unik dan menawan.

Cara memakai kerudung pashmina yang paling mudah adalah dengan melilitkannya di kepala, atau yang terkenal dengan model jilbab lilit. Tetapi saat ini sudah muncul banyak kreasi model cara memakai kerudung pashmina. Jilbab berbentuk selendang segi empat panjang ini biasanya dipadukan dengan inner/dalaman. Inner yang paling sering dipakai adalah biasanya ciput ninja, ciput maroko atau ciput hatori. Dengan mengenakan inner tersebut, kita bisa lebih mudah mengkreasikan bentuk kerudung pashmina, tanpa takut lehernya terlihat.

Semakin meningkatnya trend kerudung pashmina sebagai salah satu jilbab kreasi lain, menjadikan berbagai model kerudung pashmina dengan berbagai hiasan muncul tersedia di pasaran. Ada yang polos, ada yang dengan hiasan batu atau payet, ada pula dengan model print aneka motif dan warna warni yang menarik. Hal ini menjadikan kerudung pashmina mempunyai keunggulan dari variasi dan corak yang ditampilkan, serta mudah dipadu padankan dengan busana muslim yang lain.

Selamat berburu kerudung pashmina sesuai gayamu ^_^

Bahan Syal dan Perawatannya

Bahan Syal dan Perawatannya
5 (100%) 1 vote

Bahan Syal ada bermacam-macam jenisnya. Sedangkan di Indonesia sendirinya syal lebih terkenal sebagai pashmina, terlepas apapun itu jenis bahan syalnya. Padahal nama “pashmina” sendiri aslinya adalah nama salah satu bahan syal.
Berikut adalah beberapa jenis bahan yang biasanya sering digunakan sebagai bahan syal dan perawatan yang diperlukan

bahan syal pashmina

Bahan Syal ALPACA
Alpaca berasal dari Amerika selatan, daerah Peru, Bolivia, Chile. Serat Alpaca sangat hangat dan lembut. Bahan jenis ini lebih hangat dan ringan daripada wool domba.
Perawatan: Cuci tangan ringan atau dry clean – jangan di bleach, jangan di peras atau digantung

Bahan Syal BABY ALPACA
Baby alpaca memiliki serat yang lebih halus daripada Alpaca biasa sehingga lebih mahal. Bahan baby alpaca lebih jarang daripada cashmere. Alpaca sering juga disamakan dengan sehalus cashmere dan selembut sutra
Perawatan: Cuci tangan ringan atau dry clean – jangan di bleach, jangan di peras atau digantung

Bahan Syal CASHMERE
Terbuat dari lapisan bawah bulu kambing capra hircus. Bahan Cashmere memiliki serat yang mewah – sama dengan pashmina. Cashmere adalah sebutan oleh bangsa barat untuk menyebut pashmina.
Perawatan: Dry clean

Bahan Syal COTTON
Berasal dari tumbuhan kapas. Bahan syal Cotton telah digunakan lebih dari 7000 tahun yang lalu. Tanaman ini tumbuh di iklim yang hangat mulai dari Turki, China/Asia, Brazil hingga Uzbekistan dan di beberapa bagian selatan Amerika dari virginia hingga california
Perawatan: Bisa dicuci

Bahan Syal RAYON
Rayon yang asli, pertama kali dibuat dahulu adalah sebagai pengganti sutra dan dibuat dari serat kayu. Bahan syall terbuat dari Rayon memiliki kelembutan seperti sutra, cashmere atau wool.
Perawatan: biasanya rayon hanya boleh di dry clean, tapi beberapa bisa juga dicuci ringan dengan tangan

Bahan Syal SILK/SUTRA
Bahan jenis ini terbuat dari kepompong ulat sutra. Bahan syal ini sangat halus dan lembut
Perawatan: biasanya silk hanya boleh di dry clean. Tapi jenis prewashed silk biasanya bisa dicuci

Bahan Syal PASHMINA
Bahan Pashmina terbuat dari lapisan bawah bulu kambing capra hircus. Dari bahasa Persia “pashm” yang berarti serat wool terbaik. Bahan syal ini sangat nyaman dan hangat dipakai
Perawatan: hanya dry clean

Bahan Syal MERINO WOOL
Bahan syal Merino Wool terbuat dari domba Ovis Aries
Perawatan: Dry clean

Bahan Syal SHAHTOOSH
Bahan syal shahtoosh terbuat dari lapisan bawah bulu antelope atau chiru yang sudah langka.

Bahan syal WOOL
Bahan syal wool terbuat dari berbagai jenis bahan wool yang berbeda di berbagai negara. Wool sangat kuat, tetapi harus dirawat dengan baik.
Perawatan: cuci atau dry clean. Gantung untuk menghilangkan kerutan. Setrika di bagian sisi dalamnya, serta gunakan pelapis

Demikian informasi beberapa jenis bahan syal serta cara perawatannya supaya lebih awet.

TIPS MEMILIH WARNA JILBAB

TIPS MEMILIH WARNA JILBAB
Rate this post

Saat ini wanita sudah lebih berani memadu padankan warna jilbab. Lebih berani dalam pemilihan warna jilbab. Terutama dengan semakin trendnya jilbab jenis kerudung pashmina atau selendang / shawl. Saat memilih jilbab, banyak faktor yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah warna jilbab. Pemilihan warna jilbab yang salah bisa membuat penampilan tampak berlebihan. Agar hal itu tidak terjadi pada Anda, simak empat tips yang dikutip dari thebestislamicclothing, berikut ini.

1. Warna dasar untuk jilbab

Hitam selalu menjadi warna yang dasar dalam setiap pilihan busana, begitu juga dengan warna jilbab. Warna Jilbab hitam ini bisa dikenakan dengan hampir semua item pakaian dan cocok dipadu padan bersama warna-warna kontras. Selain itu warna jilbabhitam bisa menetralkan pakaian dengan motif besar dan ramai.

Anda bisa saja memadankan warna jilbab hitam dengan pakaian berwarna hitam juga. Namun sebaiknya, pilihlah jilbab yang dilengkapi dengan detail manik-manik, batu-batuan atau motif agar penampilan tidak terlalu gelap dan membosankan.

Selain warna jilbab hitam, warna cream atau nude merupakan salah satu warna jilbab dasar yang harus dimiliki. Cream dan nude memiliki rona emas yang bisa membuat semua warna tampak lebih bercahaya ketika mengenakannya.

2. Pilih warna solid

Warna Jilbab polos akan jauh lebih mudah dipadu padan dengan pakaian, tas, sepatu serta aksesori berbagai gaya. Warna Jilbab dengan warna solid tidak akan ketinggalan zaman, jadi Anda tidak perlu menghabiskan waktu dan uang banyak untuk membeli jilbab.

Jika tak ingin penampilan terlalu polos, hiasi jilbab dengan beberapa aksesori seperti pin, korsase atau peniti berdetail batu-batuan yang cantik. Selain itu, mengkreasikan jilbab dengan cara menggabungkan dua bahan polos bisa menjadi alternatif bergaya.

3. Hindari memadukan dua motif sekaligus

Menggabungkan lebih dari dua motif sekaligus sudah bukan hal yang aneh. Bahkan padu padan seperti ini sedang menjadi tren di kalangan pencinta mode. Sayangnya hal ini sangat berisiko jika diaplikasikan dalam gaya berbusana muslim.

Memadankan warna jilbab bermotif dengan pakaian yang juga bermotif bisa membuat penampilan tampak penuh dan kurang menarik. Agar penampilan selalu proporsional, tidak ada yang lebih aman dari memadukan jilbab bermotif dengan pakaian atau aksesori berwarna solid.

4. Jangan memakai terlalu banyak warna

Hampir sama efeknya dengan mengenakan busana dan jilbab bermotif secara bersamaan, terlalu banyak warna pada jilbab Anda juga akan membuat tampilan menjadi penuh. Jika ingin memakai warna jilbab yang berwarna terang seperti oranye atau kuning, sebaiknya kenakan pakaian berwarna netral namun tetap senada seperti nude atau krem. Tetapi jika Anda tetap ingin mengenakan warna-warna terang, usahakan untuk tidak memilih lebih dari dua warna jilbab.

Cara Memakai Shawl

Cara Memakai Shawl
Rate this post

Cara Memakai Shawl berikut semoga dapat menginspirasi kamu untuk tampil lebih seru. Saat ini orang semakin kreatif dalam mengkreasikan cara memakai shawl. Beberapa gaya cara memakai shawl di bawah ini bisa menjadi referensi untuk membuat tampilanmu terlihat lebih seru 🙂

cara memakai shawl

Wrap
Tampil anggun dengan cara memakai shawl gaya wrap(bungkus) ini. Bungkus tubuh Anda dengan shawl lebar, lalu kaitkan ujungnya pada bagian bahu dengan bantuan bros yang cantik.

Lilit
Memakai shawl dengan cara Lilit shawl panjang mengelilingi leher anda untuk tampilan chic.

Gelung
Gaya gelung ini sangat diminati oleh orang Korea atau Jepang. Cara memakai shawl ini Anda bisa memilih shawl yang panjang atau yang terbuat dari bahan rajut. Caranya lipat shawl menjadi dua bagian hingga ujung yang satu membentuk gelung, masukkan ujung satunya lagi ke dalam gelung tersebut.

Simpul
Gaya cara memakai shawl simpul ini pas dipakai sebagai dalaman mantel atau blazer. Pilih shawl kotak yang mungil agar lebih cantik.

Ikat
Tampil klasik dengan cara memakai shawl gaya ikat. Bentuk shawl kotak menjadi segitiga lalu ikat shawl tersebut di bagian depan.

Segitiga
Tampilan segitiga ini cocok untuk gaya santai. Untuk membuat gaya ini Anda memerlukan shawl berbentuk kotak. Lipatdua shawl hingga membentuk segitiga. Taruh bagian segitiga di bagian dada lalu bawa ke dua ujung shawl ke bagian depan, tepat di bawah bagian segitiga tersebut.

Demikian beberapa cara memakai shawl semoga bermanfaat dan membuat tampilanmu semakin seru.

Beberapa gaya cara memakai shawl di bawah ini bisa menjadi referensi untuk membuat tampilanmu terlihat lebih seru

Go Top